Donasi di Peduly bisa mulai Rp100 rupiah lho!

Golongan Apa Saja yang Menerima Zakat?

Zakat pada dasarnya dapat diartikan sebagai bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap umat muslim apabila telah mencapai syarat yang ditetapkan.

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat ditunaikan untuk diberikan kepada para golongan-golongan yang berhak menerimanya. Amalan tersebut sangatlah dicintai oleh Allah SWT, oleh karena itu, selain menjadi kewajiban, kamu juga akan mendapatkan ganjaran yang begitu besar pula.

Bagi para muslim yang tidak mampu dalam mencukupi biaya hidupnya, mereka tidak diwajibkan untuk membayar zakat, sebaliknya, mereka justru harus diberi zakat oleh yang mampu.

Namun, warga baik sudah tahu belum tentang golongan apa saja yang berhak diberi zakat? Nah, simak terus penjelasan mimin dibawah ya.

1. Fakir
Fakir adalah orang-orang yang memiliki harta namun sangatlah sedikit. terkadang, mereka hanya bisa membayai kehidupannya sendiri namun tidak bisa membiayai keluarganya.

2. Miskin
Di atas fakir,terdapat orang-orang yang disebut miskin. Mereka yang miskin juga tak berbeda jauh dengan fakir. Para miskin  terkadang hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari yang hanya cukup untuk makan, minum dan tak lebih dari itu. 

3. Amil
Amil dapat diartikan sebagai orang yang mau dan ingin mengurus jalannya zakat. Tugas amil yakni membantu jalannya zakat mulai dari penerimaan zakat, penghitungan zakat, hingga penyaluran zakat yang nantinya diberikan kepada orang yang membutuhkan. 

4. Mu’allaf
Selain itu, terdapat seOrang yang  baru saja masuk Islam atau yang seringkali disebut sebagai mu’allaf. Mu’allaf biasanya ditargetkan sebagai para penerima zakat agar mereka dapat semakin yakin dalam menjalankan Islam sebagai agamanya.

5. Riqab / Memerdekakan Budak
Golongan ini biasanya ada di zaman dahulu, dimana zakat digunakan untuk membayar atau menebus para budak agar mereka bisa dimerdekakan. Nantinya, Orang-orang yang memerdekakan budak juga berhak menerima zakat.

6. Gharim (Orang yang Memiliki Hutang)
Apabila diartikan, golongan Gharim merupakan orang yang memiliki hutang. Golongan ini pada dasarnya juga berhak menerima zakat, namun terdapat sejumlah syarat akan hutang apa yang mereka miliki agar dapat menerima zakat.

7. Fi Sabilillah

Yang dimaksud dengan sabilillah adalah segala sesuatu yang bertujuan untuk kepentingan di jalan Allah. Golongan ini juga mencakup banyak bidang seperti pendidikan, dakwah, kesehatan, panti asuhan, madrasah diniyah dan masih banyak lagi. 

8. Ibnu Sabil
Ibnu Sabil disebut juga sebagai musaffir atau orang-orang yang sedang melakukan perjalanan jauh. Golongan ini juga berhak menerima bantuan zakat, mengingat mereka dapat dikategorikan seperti pekerja dan pelajar di tanah perantauan, yang jauh dari tempat asal mereka.