Donasi di Peduly bisa mulai Rp100 rupiah lho!

Inilah 5 Tanda Orang yang Peduli, Apakah Kamu di Antaranya?

Male and female hikers climbing up mountain cliff and one of them giving helping hand. People helping and team work concept.

” To the world you may be one person, but to one person you may be the world.”

Jumlah manusia di bumi pada tahun 2019 mencapai 7,7 miliar jiwa. Dengan jumlah yang begitu besar, di dalamnya terdapat berbagai macam dan jenis yang berbeda. Baik dari fisik, ras, agam bahkan terdiri atas sikap yang berbeda-beda pula. Namun, terdapat satu sikap yang perlu dikembangkan dan ditanamkan jauh dalam lubuk hati terdalam, yaitu peduli. Sikap ‘peduli’ inilah yang menuntun kita menjadi manusia sejati. Nah, berikut ini 5 ciri-ciri orang peduli, semoga kamu satu di antaranya yaa!

  • Semua Berdasarkan Ketulusan Hati

Apa yang dikerjakan dan dilakukan secara ikhlas tanpa pamrih atau mengharapkan imbalan tertentu. Seberapa besar kebaikan hatimu kemudian tercermin dari ketulusan atas apa yang kamu berikan kepada orang lain atau bahkan untuk diri sendiri. Melalui hal-hal kecil misalnya, kewajiban dalam dunia pekerjaan tidak semata-mata hanya karena mengejar uang, tetapi untuk mengembangkan diri dan berkontribusi.

  • Tidak Ragu Mengekspresikan Emosi dan Empati

Manusia tidak bisa dilepaskan dari perasaan yang dimilikinya. Tidak ada yang salah dengan itu semua. Pun menangis yang diidentikkan dengan sosok lemah, nyatanya air mata juga mampu menyuarakan kesedihan dan kebahagiaan yang paling jujur. Rasa peduli terhadap orang lain dipupuk dari sini.

  • Melihat Detail dan Sudut Pandang yang Lain

Menjadi orang yang peduli sama halnya dengan menjauhkan diri dari penilaian dan justifikasi pribadi terhadap orang lain. Ketika memposisikan diri sebagai orang yang peduli, maka perlu melihat lebih jauh untuk menilik apa yang sebenarnya terjadi. Pepatah dont judge book by its cover berlaku dalam hal ini. Ditambah lagi dengan mempertimbangkan pandangan dari perspektif yang berbeda. Kamu bisa jaid manusia seutuhya.

  • Punya Prinsip ‘Orang Lain di atas Diri Sendiri’

Hal ini tentu sudah sering kali didengar banyak orang. Mengutamakan kepentingan bersama dibanding diri sendiri menjadi poin penting. Bukan karena diirmu lebih rendah, tetapi karena kamu menyadari keberadaan mereka: yang terluka karena realita. Karena itu tindakan-tindakan yang melawan rasa egois dalam diri sendiri dan membuatmu mau mengulurkan tangan bagi orang lain tentu menjadi penanda. Ya, kamu orang yang peduli.

  • Berani Beraksi

Peduli bukan hanya hal yang bersifat afektif, namun juga memerlukan perilaku untuk mengeksekusinya. Itulah mengapa kemudian muncul istilah tolong-menolong. Sudah selayaknya sesama manusia saling membantu satu dengan yang lain. Bantuan bisa berasal dari hal-ha; kecil seperti tersenyum, menjadi pendengar yang baik, memberikan saran dan solusi hingga menjadi relawan dan berdonasi untuk teman-teman lain yang membutuhkan uluran tangan.

Sintya Chalifia Azizah
Menulis merupakan langkah untuk merendahkan hati agar tidak bengis, menyisakan kebenaran entah dengan menangis atau meringis, dan secercah wujud kepedulian yang empiris.