Donasi di Peduly bisa mulai Rp100 rupiah lho!

Kenapa Sih Donasi Untuk Pendidikan Itu Penting? Ini Alasannya!

Donasi merupakan suatu perbuatan memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan dapat berupa uang tunai, barang keperluan, makanan, dan lain sebagainya yang memiliki manfaat terhadap si penerima. Donasi biasanya diberikan kepada orang yang mengalami kesulitan seperti donasi ke orang kurang mampu, panti asuhan, difabel, orang sakit, dan anak putus sekolah.

Donasi untuk dunia pendidikan tentu hal yang penting karena permasalahan pendidikan di Indonesia tak bisa dianggap sepele. Selama ini, masalah pendidikan belum sepenuhnya terselesaikan. Nah, dengan cara berdonasi untuk dunia pendidikan diharapkan dapat sedikit banyak membantu saudara kita untuk menempuh pendidikan yang berkualitas.

Alasan pertama yaitu angka putus sekolah yang tinggi. Berdasarkan data pemerintah, bahwa angka putus sekolah di Indonesia sudah menurun sejak tahun 2014. Dilansir dari idntimes, Dapodik dan Kemendikbud menyebut bahwa angka putus sekolah menurun sebanyak 200.000 siswa atau sekitar 30 persen. Namun, angka ini tetap harus diturunkan. Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) mencatat bahwa pada 2015 ada 5,3 juta anak yang berusia 7 hingga 18 tahun tidak sekolah. Tak hanya itu, sebanyak kira-kira 73.000 siswa SMK juga mengalami putus sekolah.

Kemiskinan menjadi salah satu sebab tingginya angka putus sekolah
Sumber: Google Image/The Journal.ie

Kenapa sih banyak yang putus sekolah? Penyebab utama anak-anak yang mengalami putus sekolah adalah karena alasan ekonomi. Tercatat bahwa anak-anak yang berasal dari keluarga miskin memiliki kemungkinan untuk tidak melanjutkan pendidikan. Selain itu, penyebab putus sekolah lainnya adalah disabilitas. Sebanyak 6.008.661 penduduk Indonesia adalah penyandang disabilitas.

Alasan kedua adalah pendidikan yang berkualitas masih belum merata. Dilansir dari republika.co.id, bahwa masyarakat kurang mampu biasanya lebih mungkin untuk merasakan ketidakmerataan pendidikan. Data dari SMERU Research Institut, Heni Kurniasih menjelaskan bahwa ada perbedaan kualitas pendidikan antara siswa miskin dan siswa kaya. Apabila anak yang berasal dari ekonomi mapan maka akan mudah untuk menjangkau akses pendidikan yang berkualitas.

Donasi dapat membantu anak-anak miskin untuk merasakan pendidikan yang layak
Sumber: Google Image/Smilling Gecko

Belum meratanya pendidikan juga dapat terlihat jelas bahwa masih banyak sekolah-sekolah yang standar pelayanan minimum pendidikan belum tercapai. Masih banyak sekolah yang kekurangan buku pekajaran, kekurangan guru, kurangnya kualitas guru, dan gedung yang tidak layak. Menurut Heni, siswa yang tidak dapat meneruskan pendidikan adalah kelompok warga miskin, masyarakat nelayan, masyarakat terpencil, masyarakat adat, dan masyarakat yang belum mengerti manfaat pendidikan. Heni menyatakan bahwa kerjasama antar masyarakat diperlukan agar anak-anak yang putus sekolah dapat kembali duduk di bangku sekolah.

Untuk itu, kita sebagai masyarakat yang berbudi luhur sudah sepantasnya kita turut membantu anak-anak agar mencapai pendidikan yang baik. Kamu bisa banget berkontribusi dengan cara donasi. Donasi dimana saja, termasuk di http://peduly.com. Mulai dari 10.000 kamu sudah bisa menebar kebaikan. Yuk donasi dan jangan lupa ajak keluarga, teman, saudara, pacar, mantan (ehh) untuk berdonasi di peduly.com.

Cindi Claudia
Saya merupakan manusia biasa seperti Anda semua. Walaupun biasa, saya terus berusaha untuk menjadi bermanfaat bagi orang lain. Salah satunya menjadi bagian dari Peduly.com yang berusaha membantu orang-orang yang kurang beruntung dan membutuhkan uluran tangan dari kita.