Donasi di Peduly bisa mulai Rp100 rupiah lho!

Peringatan Hari Polio Sedunia, Ini Fakta-Fakta yang Harus Kamu Ketahui!

Hari Polio Sedunia selalu diperingati setiap tanggal 24 Oktober di setiap tahunnya. Hal ini merujuk pada kelahiran Jonas Salk sebagai orang pertama yang membuat vaksin melawan penyakit polio ini. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi yang dapat memicu kelumpuhan bahkan kematian pada anak-anak. Nah, berikut beberapa fakta tentang penyakit polio yang perlu kalian ketahui:

  • Pada Awal Kemunculannya, Penyakit Polio Memakan Banyak Korban

Pada tahun 1988, kasus polio mencapai 350.000 di 125 negara yang ada di dunia. Kejadian ini tentu menjadi momok masyarakat di seluruh dunia. Dengan banyaknya korban yang berjatuhan, perhatian dunia tersita untuk menyelesaikan permasalahan dari penyakit polio ini.

  • Penyebaran Penyakit yang Cepat dan Mudah

Virus polio disebarkan dan ditularkan melalui kotoran atau percikan ludah dari penderita polio. Selain itu melaui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh virus polio. Virus ini masuk dan berkembang biak dalam tubuh hingga menyerang sistem saraf. Karena penularannya yang cukup mudah, polio sempat berkembang pesat di seluruh dunia.

  • Kemerdekaan Indonesia dari Polio

Indonesia pada awalnya tidak terlepas dari serangan mematikan penyakit polio ini. Pada tahun 2005, virus polio di Sukabumi menyebar dengan cepat di hampir seluruh wilayah Jawa dan Sumatera. Hal ini bahkan ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) pada masa itu. Namun, sejak tahun 2014 World Health Organization (WHO) menetapkan Indonesia sebagai salah satu dari sekian negara di dunia yang bebas dari penyakit polio.

  • Pencegahan Menjadi Kunci Peradaban

Penyakit polio belum memiliki obat untuk menyembuhkan, maka langkah yang diambil adalah melakukan vaksinisasi untuk mencegah terjadinya dan penularan penyakit ini. Pencegahan penyakit polio dapat menyelamatkan kehidupan, mencegah disabilitas, dan tentu usaha agar dapat menyimpan uang untuk keperluan lainnya. Ketika masa depan anak-anak terjamin adanya, tentu masa depan bangsa ini juga terjaga.

Sintya Chalifia Azizah
Menulis merupakan langkah untuk merendahkan hati agar tidak bengis, menyisakan kebenaran entah dengan menangis atau meringis, dan secercah wujud kepedulian yang empiris.