Donasi di Peduly bisa mulai Rp100 rupiah lho!

Peringati Hari Anak, Yuk Tanamkan Rasa Peduli Pada Anak Sejak Dini!

Masa kanak-kanak adalah masa paling bebas untuk bermain dan membangun interaksi positif bersama teman sebaya. Namun, saat anak sudah memulai kehidupan barunya di sekolah, seringkali nilai-nilai moral kurang mereka dapatkan dalam siste pembelajaran. Anak-anak sudah terlanjur fokus dengan hafalan teori dan pekerjaan rumah yang menggunung. Padahal pendidikan karakter juga sangat penting untuk anak dalam proses pertumbuhannya. Salah satu kebiasaan yang bisa diterapkan sejak dini adalah rasa kepedulian. Banyak sekali manfaat yang biasa diambil saat anak sudah terbiasa untuk peduli terhadap sesama.

  • Anak lebih peka terhadap lingkungan sekitar

Melatih rasa kepedulian anak bisa dimulai dari hal-hal terdekat mereka, contohnya saja untuk membantu teman yang jatuh dari sepeda. Hal ini mungkin adalah bantuan kecil dan tanpa mengeluarkan materi. Namun hal se kecil ini, dapat berdampak baik untuk anak di masa yang akan datang

  • Melatih rasa toleransi

Membiasakan anak untuk peduli terhadap sesama juga dapat melatih mereka untuk menghargai perbedaan. Anak jauh lebih bisa menerapkan sikap toleransi nya jika da sesuatu hal yang berbeda dengannya. Toleransi yang diajarkan sejak dini juga dapat berdampak luar biasa, saat anak muali tumbuh dewasa dan menemui orang-orang yang berbeda karakter dengannya.

  • Belajar ikhlas

Menumbuhkan rasa kepedulian terhadap anak memang sedikit sulit, karena pada umumnya masa kanak-kanak adalah masa dimana mereka ingin sekali dituruti segala kemaunnya. Namun, jika anak sudah terbiasa untuk peduli terhadap sesama ia akan lebih ikhlas dalam menerima suatu hal yang terjadi dengannya. Menumbuhkan rasa peduli terhadap anak bisa dimulai dari memperlihatkan secara langsung realita sosial anak-anak yang keadannya berbeda dengannya, namun masih tetap kuat menjalani kehidupan. Dari hal ini, anak bisa lebih ikhlas dan menerima bahwa tidak semua kemauannya dapat dituruti begitu saja.

  • Memiliki pemikiran yang terbuka

Manfaat yang terakhir ini mungkin terlalu berat untuk difikirkan seorang anak. Namun manfaat ini adalah manfaat yang baik saat anak sudah tumbuh dewasa dan bertemu dengan orang-orang yang berbeda pemikiran dengannya. Rasa pedui terhadap sesama yang sudah ia dapatkan saat masih kecil, dapat membuat dia menjadi pribadi yang tidak egois dan memiliki pemikiran yang terbuka.