Donasi di Peduly bisa mulai Rp100 rupiah lho!

Tak Hanya Lucu dan Menggemaskan, Ini 4 Manfaat Memelihara Kucing

Siapa yang tidak kenal dengan hewan yang selau viral akhir-akhir ini? Yap, seekor kucing ternyata bukan hanya membuat senang ketika dipelihara. Sesederhana memberinya sedikit makanan beberapa kali, maka secara perlahan kucing itu akan mselalu mencoba mendekati tuannya. Nah, ternyata ada pula manfaat dari memelihara kucing bagi kesehatan, lho. Simak melalui ulasan berikut ya!

Baik untuk Kesehatan Jantungmu

Bagi sebagian orang, hal ini bukan lagi menjadi rahasia. Studi yang dilakukan oleh University of Minnoseta’s Stroke Institute Association bahwa pemilik kucing dalam periode 10 tahun menunjukkan risiko kematian akibat serangan jantunng 30% lebih rendah. Wah, kalau faktanya seperti ini siapa sih yang tidak betah lama-lama bermain dengan para kucing? Dibalik yang menggemaskan ternyata menyehatkan.

Membuat Tubuh Lebih Tenang

Ketika menghabiskan waktu dengan hewan peliharaan, otak akan melepaskan hormon oksitosin.`Hormon ini menciptakan perasaan rileks dan tenang bagi tubuh. Dengan begitu, rasa cemas, gelisah, bahkan stres yang dirasakan akan berkurang. Otomatis kamu akan merasa lebih bahagia!

Mengusir Berbagai Perasaan Buruk

Apakah kamu akrab dengan perasaan kesepian? Kesendirin? Dan tidak menjadi bagian dari lingkungan sekitarmu? Kucing barangkali bisa menjadi obat ampuh untuk mengatasi semua penyakit hati itu. Kucing mampu menjadi teman setiamu dengan tingkah yang lucu dan menggemaskan. Belum lagi ketika terjalin ikatan yang begitu dekat, tidak akan ada keraguan untuk bermanja-manja bersama

Melatih Kemampuan Bersosialisasi

Pada masa awal pendekatan, kucing memiliki karakteristik malu-malu mau. Namun hal tersebut bukan maslaah, karena dengan demikian kamu akan belajar dan mengamati repon seperti apa yang kucing berikan serta apa yang harus dilakukan. Hal ini membuatmu menjadi peka bukan hanya pada pasangan semata. Namun juga si dia, kucing tercinta.

Sintya Chalifia Azizah
Menulis merupakan langkah untuk merendahkan hati agar tidak bengis, menyisakan kebenaran entah dengan menangis atau meringis, dan secercah wujud kepedulian yang empiris.