Donasi di Peduly bisa mulai Rp100 rupiah lho!

Tanpa Kekerasan, 4 Ajaran Mahatma Gandhi Ini Mengajarkan Melawan Penindasan dengan Perdamaian

Siapa sih yang gak kenal dengan Mahatma Gandhi? Tokoh kemanusiaan yang satu ini menjadi ujung tombak masyarakat India dalam memperjuangkan kemerdekaannya melawan penjajah. Namun uniknya, Gandhi tidak menggunakan kekerasan sama sekali dalam melakukan perlawanan.

Hal itu tercermin dalam ajaran Mahatma Gandhi yang di antaranya adalah satyagraha, ahimsa, hartal, dan swadeshi. Agar kamu bisa belajar terkait ajaran yang cukup bijaksana seperti demikian, coba simak pembahasan berikut ini, ya!

1. Satyagraha

notevenpast.org

Satyagraha dapat diartikan sebagai sebuah “jalan kebenaran”. Pada ajaran ini, Mahatma Gandhi meyakinkan masyarakat India yang diperbudak oleh Inggris untuk menolak kerjasama sebab merasa berdiri sendiri. Hal ini dimaksudkan agar pemerintah yang berkuasa pada saat itu kesusahan untuk mendapatkan keinginannnya.

Dengan melakukan hal tersebut, pemerintah Inggris pun tidak bisa berkutik karena tak ada yang mau diajal kooperasi. Lambat laun perlawanana tersebut pun membuahkan hasil dan membuat penjajah dipukul mundur.

2. Ahimsa

aryaputr.com

Berbeda dengan Satyagraha, ajaran Ahimsa dimaksudkan untuk melawan penjajah tanpa melakukan kekerasan sama sekali. Gandhi lebih menekankan untuk tidak melakulan tindak kekerasan apapun baik itu penyiksaan maupun pembunuhan.

Secara harfiah, ahimsa memiliki dua suku kata yang bermakna berbeda. “Hims” berarti membunuh, sedangkan “A” digunakan untuk menunjukkan konotasi negatif. Dengan adanya hal tersebut dapat disimpulkan bahwa ajaran Gandhi yang satu ini dimaksudkan untuk mewujudkan perlawanan dengan perdamaian.

3. Hartal

news18.com

Untuk memperkuat ajaran tanpa kekerasan, Gandhi pun mengajak masyarakat melakukan mohok kerja sebagai sebuah perlawanan. Hal tersebut ditujukan agar pemerintah Inggris mengalami kerugian akibat tidak ada yang mau bekerja.

Selain buruh yang mogok kerja, toko-toko pun ikut-ikutan tutup sehingga hasil industri dari pemerintah Inggris pun tidak laku sehingga membuatnya merugi. Langkah cerdas ini membuat penjajah sedikit demi sedikit mengalami kemunduran akibat kerugian secara materi yang dideritanya.

4. Swadeshi

dailypioneer.com

Jika suku katanya dipecah, ajaran swadeshi terdiri dari kata “swa” berarti diri sendiri, dan “desh” yang bermakna negara. Kedua istilah tersebut jika digabung memiliki artian bawa negara yang berdiri sendiri. Gandhi meyakini bahwa kunci kemerdekaan negaranya itu jika kendali Inggris atas industri India dihapuskan.

Maksudnya adalah Gandhi mendorong masyarakat untuk memaksimalkan dalam memanfaatkan hasil buminya sendiri. Segala jenis barang ataupun faktor produksi buatan Inggris pun gak boleh digunakan agar India bisa berdiri secara independen.

Keempat ajaran di atas dapat membuat kita belajar bahwa sejatinya perlawanan tanpa kekerasan bisa saja membuahkan kemenangan melawan penindasan. Hal itu bisa dijadikan teladan untukmu agar senantiasa berbuat baik meskipun ada yang menindas!