Donasi di Peduly bisa mulai Rp100 rupiah lho!

Tipe-Tipe Fundraising, Warga Baik Lebih Milih Mana?

Kegiatan Fundraising sendiri dapat diartikan sebagai suatu aksi penggalangan dana yang dilakukan sehubungan dengan adanya kegiatan kemanusiaan. Penggalangan dana tersebut  biasanya dilakukan baik oleh perorangan, kelompok-kelompok masyarakat, ataupun non-profit organization (NGO).

Setiap perusahaan atau institusi-institusi tertentu pastinya akan membutuhkan prinsip fundraising. Dalam menjalankannya, terdapat juga strategi-strategi tertentu agar kegiatan fundraising tersebut dapat tercapai sesuai dengan keinginan kita.

Namun, ternyata fundraising dibagi lagi menjadi berbagai macam tipe loh. Warga baik sudah tahu salah satunya belum? Jika belum, simak terus penjelasan mimin di bawah ya.

Tipe-tipe fundraising berdasarkan aktornya:

Indvidual Fundraising

Seperti namanya, individual fundraising dapat diartikan sebagai penggalangan dana yang bersifat perorangan. Sebenarnya, tipe ini tak begitu mudah untuk dilakukan. Namun, terdapat berbagai cara agar warga baik dapat menjalankan kegiatan ini agar sesuai dengan harapan-harapan kamu. Warga baik dapat mulai memberikan baju-baju bekas milik pribadi, buku yang sudah tak terpakai, atau sekedar memberikan sedikit sedekah bagi mereka yang lebih membutuhkan.

Team Fundraising

Berbeda dengan sebelumnya, team fundraising lebih mudah untuk warga baik lakukan. Mengingat, aksi ini dilakukan secara bersama-sama dengan tim-tim yang kamu miliki. Kamu dapat memulainya dengan membuat acara donasi, mengumpulkan barang-barang bekas tak terpakai milik orang lain yang hasil dari penjualannya akan di berikan bagi mereka yang lebih membutuhkan, dan masih banyak yang lainnya.

Structure Fundraising

Struktur fundraising sendiri dapat diartikan sebagai penggalangan dana yang dibuat oleh perusahaan atau institusi-institusi tertentu. Biasanya, kegiatan ini akan terdiri dari kelompok-kelompok yang lebih besar dari individual maupun team fundraising. Kelompok tersebut bisa berasal dari pembuat rencana program kegiatan, peneliti, donor dana, badan hukum yang sah, hingga relasi-relasi terhadap yayasan yang dapat menampung kegiatan mereka.

Nah, sudah tahu akan tipe-tipe fundraising diatas kan? Kan lebih baik lagi jika kamu mau untuk segera memulai  kegiatan-kegiatan tersebut sedari dini.

Tentunya kamu dapat memulainya dengan individual fundraising terlebih dahulu agar memiliki pengalaman-pengalaman mendasar mengenai kegiatan fundraising.

Jadi, warga baik lebih suka untuk ikut yang mana?